Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 November 2011

What You Need to Know About Multivitamins

vitamins supplements


Supplements can add nutrients to your diet. Experts sort through a variety of multis.


Basic Multivitamins


What they are: One-pill wonders that offer 100 percent of the recommended daily allowance (RDA), as suggested by the Institute of Medicine of the National Academy of Sciences, for many important vitamins.

Benefits: They give you much of what you need in a day, including vitamins A, C, D, and E, B vitamins, and folic acid. Bonus: You have only one tablet to remember to take and swallow. 

Keep in mind: Some single pills also include minerals, such as iron, calcium, and magnesium. But their levels can fall short of what’s recommended. The RDA for calcium, for example, is 1,000 to 1,200 milligrams. But because calcium is bulky, including that much would make for one giant pill. Therefore an additional mineral supplement may be wise in some cases. (Note: Check with your doctor before introducing any vitamins or supplements into your diet.)

Food-Based Multivitamins

What they are: Vitamins combined with powdered whole foods. “The manufacturers basically break down vegetables, fruits, and other food ingredients, add vitamins, and formulate that into capsules,” explains Preeti Kulkarni, a naturopathic doctor in Los Gatos, Calif.

Benefits: Less chance of stomach upset. “Since you’re combining the vitamins with real food,” says Kulkarni, “they will be absorbed better and shouldn’t cause gastric distress.” In fact, it’s even OK to take this kind of multi on an empty stomach. 


Keep in mind: Despite the name, the vitamins you’re getting aren’t necessarily more natural; often they’re the same synthetically produced versions as in basic multis.


Adult Chewable Multivitamins


What they are: Single pills in a form you don’t have to swallow whole.
Benefits: Not having to force down large pills, which is a boon to those who have trouble swallowing tablets or who experience stomach problems when they do. 

Keep in mind: These aren’t the same as the gummy or chewable vitamins that kids take. “The levels of vitamins in children’s formulas won’t give adults all they need,” says Tara Gidus, a registered dietitian in Orlando, Fla. (Too bad, considering kids’ chewables tend to taste better).


Women’s Multivitamins

What they are: Souped-up multivitamins that contain larger amounts of nutrients that many women require.

Benefits: They help you get the RDA of such vitamins and minerals as folic acid, calcium, and iron. Because iron can irritate the stomach, though, be sure to take these vitamins with a meal. 

Keep in mind: These formulas come in age-specific varieties, too. Ones for women over 50, for instance, may contain higher levels of vitamins C and E and less iron.
 
source : http://alam-hadi.blogspot.com/2011/11/what-you-need-to-know-about.html 

Studi: Kucing Tingkatkan Risiko Kanker Otak

 "Kami yakin Toxoplasma gondii potensial meningkatkan risiko kanker otak pada manusia."

Apakah Anda pecinta kucing? Sebuah penelitian memeringatkan potensi kanker otak akibat memelihara kucing. Peringatan ini merujuk pada temuan hubungan antara parasit yang bersemayam di perut kucing dan pemicu kanker otak pada manusia.

Parasit yang hanya hidup dalam tubuh kucing itu adalah Toxoplasma gondii. "Kami yakin bahwa T gondii potensial meningkatkan risiko kanker otak pada manusia," kata Frederic Thomas, peneliti dari CNRS Research Institute di Montpellier, Prancis, seperti dikutip dari Daily Mail.

Dalam penelitian itu, Frederic dan timnya membandingkan data pasien kanker otak pria dan wanita dan tingkat paparan infeksi Toxoplasma gondii di sekitarnya. Hasilnya, angka pasien kanker otak lebih tinggi di kawasan yang memiliki tingkat paparan tinggi parasit tersebut.

Tak hanya berhubungan dengan kanker otak pada manusia, parasit itu diklaim juga memengaruhi risiko kanker otak pada hewan.

Dari hasil penelitian yang dilakukan pada tikus, infeksi parasit tersebut di otak juga memicu terjadinya perubahan perilaku. Tikus yang umumnya takut dengan kucing menjadi kehilangan rasa takut setelah terinfeksi. Penelitian lanjutan pun memperkuat kesimpulan itu, wanita terinfeksi cenderung menjadi pemalu, dan pria terinfeksi cenderung agresif.

Penyebaran parasit ini umumnya terjadi lewat kontaminasi kotoran kucing pada makanan, minuman, dan tanah. Waspada bila suka menyantap daging yang kurang matang, terutama daging kambing, babi, dan rusa. Sementara wanita hamil, disarankan tak mengambil risiko berdekatan dengan kucing selama masa kehamilan karena bisa membahayakan janin.

Terkait dengan hasil penelitian ini, para peneli menekankan bahwa mereka tidak berusaha membuktikan bahwa kucing menyebarkan kanker otak. Penelitian lebih ditujukan untuk mengembangkan terapi pengobatan. "Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan hubungan antara T gondii dan berbagai jenis tumor otak."

sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/236246-studi--kucing-tingkatkan-risiko-kanker-otak

Tips Redakan Sakit Kepala Tanpa Obat

Empat cara sederhana ini bisa Anda lakukan agar bebas dari sakit kepala.

 Hampir 90 persen manusia mengalami masalah sakit kepala sekali atau dua kali dalam setahun. Sakit kepala bahkan menjadi alasan terbanyak kedua seseorang untuk mengunjungi dokter.

Banyak hal yang menyebabkan sakit kepala, dan banyak pula obat yang beredar di pasaran untuk menyembuhkannya. Tapi, sebelum mengonsumsi obat pereda sakit kepala, ada cara alternatif untuk meredakannya. Seperti dikutip dari laman Modern Mom, empat cara sederhana ini bisa Anda lakukan agar bebas dari sakit kepala.

1. Konsumsi kafein

Apakah Anda tahu bahwa sejumlah kecil kafein dapat membantu mengurangi rasa sakit termasuk meredakan sakit kepala ringan? Kafein dapat membantu meringankan sakit kepala dengan
memblokir reseptor otak yang disebut adenosin, suatu neurotransmitter yang dapat menyebabkan pembuluh darah membesar dan menciptakan tekanan. Cobalah minum secangkir air panas, kopi panas atau teh hijau. Tetapi ingat, metode ini hanya efektif jika Anda mengonsumsi kurang dari 150 miligram kafein per hari .

2. Terapi suhu 
Suhu dingin bisa membatasi aliran darah, yang dapat membantu menghilangkan rasa sakit. Menggunakan kompres dingin juga bisa membantu Anda meredakan sakit kepala. Aplikasikan kompres dingin pada daerah yang terasa nyeri selama sekitar 20 menit, sakit kepala pun akan mereda.

3. Teknik relaksasi
Otot-otot yang tegang bisa menjadi pemicu timbulnya sakit kepala. Teknik pernapasan sederhana dan latihan peregangan dapat membuat otot yang tegang kembali santai sehingga mampu meredakan sakit kepala. Bernapaslah dalam-dalam dan lakukan peregangan perlahan dengan melakukan gerakan kepala dan bahu memutar.

4. Perbaiki postur

Tahukah Anda bahwa sikap tubuh yang buruk bisa memicu sakit kepala? Bahu membungkuk, postur kepala yang terlalu ke depan serta postur leher yang kaku bisa meningkatkan peregangan dan ketegangan pada saraf. Hal ini menghalangi aliran darah dan oksigen melalui sistem saraf dan dapat menyebabkan sakit kepala dan migrain. Kabar baiknya, memperbaiki postur tubuh secara permanen mungkin dapat membantu meringankan dan menghilangkan sakit kepala.


sumber : http://kosmo.vivanews.com/news/read/235829-tak-perlu-obat-untuk-redakan-sakit-kepala

Jumat, 21 Oktober 2011

Makanan Penolak Penyakit

Menurut para ahli kesehatan dengan pendekatan holistik alami, menjaga kekebalan tubuh sebenarnya dapat dimulai dengan memelihara dan mempertahankan kesehatan sistem pencernaan.

Dengan kondisi sistem pencernaan yang baik, penyerapan nutrisi dari setiap makanan yang dicerna menjadi lebih mudah. Pencernaan yang sehat juga dapat menetralisasi racun serta melawan bakteri dan virus yang membahayakan tubuh.

Supaya sistem pencernaan tetap oke, ada banyak cara bisa dilakukan selain makan secara teratur dengan gizi berimbang. Salah satunya adalah mengonsumsi jenis-jenis makanan yang meningkatkan kekebalan. Berikut adalah tujuh jenis makanan yang membuat tubuh Anda secara alami mampu menolak penyakit.


1. Bawang putih: 


Bahan aktifnya, allicin, berperan sebagai antivirus dan antibakteri. Zat ini dapat membersihkan liver sehingga pada gilirannya akan membersihkan darah serta merangsang produksi sel darah putih.




2. Jahe: 
 
 Tumbuhan ini mengandung sejumlah zat penting yang dapat menghangatkan tubuh, membuat badan berkeringat, mengatasi demam, dan menetralisasi racun. Jahe juga memicu pelepasan lendir dan efektif untuk melegakan pernapasan dan saluran paru. Jahe juga sering digunakan untuk obat sakit perut karena fungsinya sebagai pembersih. 







      
 3. Madu: 
 
 Cairan ini adalah antibiotik alami sekaligus sebagai antiseptik. Madu juga mengandung zat pemacu kekebalan tubuh serta beragam vitamin dan mineral seperti B-kompleks, vitamin C, D, E, dan propolis. Madu juga dapat mengatasi problem tenggorokan, alergi, asma, dan masalah pernapasan lainnya berkat kemampuannya mengatasi iritasi.







 4. Cayenne: 
 
Makanan yang satu ini memiliki kadar vitamin C, A, B, kalsium, dan potasium tinggi. Selain itu, cayenne juga bisa merangsang sirkulasi darah dan dikenal dapat mengobati sejumlah penyakit pencernaan.





5. Acidophilus dan bifidus: 
 
Dikenal sebagai bakteri baik, mikroba ini berperan menekan pertumbuhan bakteri jahat dalam usus, memperbaiki fungsi kekebalan serta merangsang produksi vitamin K. Dua jenis bakteri ini dapat ditemukan dalam yogurt atau kefir.




6. Sayuran hijau: 
 
Sayuran berwarna hijau gelap seperti kale, swiss chard, dan bayam mengandung vitamin B12, asam folat, potassium, vitamin A, C, dan K, yang semuanya dikenal bisa meningkatkan kekebalan tubuh.







7. Asam dan alkalin:
  Campuran asam atau alkalin yang seimbang diklaim memperbaiki pencernaan dan membantu penyembuhan. Contohnya, Anda dapat membuat minuman perasan lemon yang dicampur air hangat.




sumber : http://tercela.blogspot.com/2011/10/makanan-penolak-penyakit.html

Ternyata Sakit Gigi Bisa Disembuhkan Dengan Payudara

 Seorang dokter gigi yang kreatif mempersiapkan para perawatnya dengan dandanan seksi dengan tujuan mengurangi rasa sakit pasiennya saat menjalani perawatan.

Dokter gigi bernama Dr Marie-Catherine Klarkowski yang menjalankan klinik gigi The Relax & Smile datang dengan ide dan 10 asistennya setuju melakukan hal itu usai menghadiri acara Oktoberfest. Mereka menggunakan kostum pelayan bar atau disebut juga dirndl


"Hal yang penting adalah membuang rasa takut pasien dan memperlihatkan belahan payudara agar perhatian pasien terfokus dan tidak mengkhawatirkan rasa sakit itu," kata Klarkowski yang memiliki klinik gigi d Munich, Jerman.


Sejumlah pasien mulutnya sudah terbuka ketika masuk ke tempat praktik. Mereka terganga melihat belahan payudara dan perhatian mereka tidak lagi ke rasa sakit," jelas Klarkowski.


Seorang perawat bernama Larisa Hrustic membocorkan informasi. "Saya suka mengenakan dirndl. Saya senang terlihat seksi dan pekerjaan menjadi sangat menyenangkan setelah kami memiliki pakaian kerja yang baru," katanya.


Konon, setelah melakukan ide itu, klinik gigi Relax & Smile jumlah pelanggannya naik tiga kali lipat dan semua pasiennya adalah pria.
 
 
 
sumber : http://99ratiz.blogspot.com/2011/02/ternyata-sakit-gigi-bisa-disembuhkan.html

Jangan Malas Untuk Sikat Gigi

Menyikat gigi minimal dua kali sehari bukan hanya untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut, tetapi mencegah penyakit kronis. Orang yang menyikat gigi kurang dari dua kali sehari memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung.

Seperti dikutip dari laman Telegraph, sejumlah pakar kesehatan gigi Bristol University menemukan sejumlah bakteri di mulut yang dapat masuk ke aliran darah dan memicu penyumbatan. Kondisi ini meningkatkan potensi penyakit jantung dan stroke.


Yang paling jamak berkembang biak di mulut yang tak bersih adalah bakteri Streptococcus. Bakteri ini memang tak memiliki akses langsung ke dalam tubuh, tapi berpeluang masuk ke aliran darah ketika terjadi perdarahan pada gusi.


"Bakteri yang menyelinap ke pembuluh darah akan memicu terjadinya pembekuan darah yang akhirnya berpotensi menyumbat suplai darah ke jantung dan otak," kata Profesor Mikrobiologi Oral, Howard Jenkinson.


Hasil penelitin ini memperkuat studi sebelumnya di Skotlandia terhadap lebih 11 ribu orang dewasa. Studi ini menemukan, orang dengan kesehatan gigi dan mulut buruk berisiko 70 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung. Kaitan antara masalah gusi dan penyakit jantung ini publikasikan dalam British Medical Journal.


Untuk itu, Jenkinson mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tak hanya dengan rajin menggosok gigi dan menggunakan benang gigi usai makan, tapi juga melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi. Ingat, serangan jantung masih menjadi jawara penyebab kematian di seluruh dunia.
 
 
 
sumber : http://99ratiz.blogspot.com/2011/02/jangan-malas-untuk-sikat-gigi.html 

Kamis, 13 Oktober 2011

Obat Yang Dilarang Pada Saat Menyusui


Obat merupakan sarana penyembuh ketika seseorang mengalami sakit. Ketika mengkonsumsi obat, banyak diantara kita yang meyakini bahwa semakin banyak obat yang dikonsumsi maka semakin cepat kita sembuh. Anggapan ini tidak berdasar, karena kebanyakan obat mengandung bahan kimia yang dapat bereaksi di dalam tubuh dan mempengaruhi kerja tubuh. Nah yang lebih mengkhawatirkan adalah sangkaan ibu menyusui yang menganggap ringan pada saat meminum obat-obatan ketika menyusui. Apalagi dosisnya hanya berdasar kesimpulan dia sendiri tanpa mengkonsultasikannya ke dokter.

Padahal ASI dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh sang ibu. Bayangkan bahan kimia yang ada pada obat, dengan mudah dan cepat akan berpindah pada darah dan keluar dalam komposisi ASI yang akhirnya sampai kepada bayi. Yang lebih parah jika bahan kimia tersebut menumpuk di dalam tubuh bayi. 
 
 

Tetapi bagaimana jika sang ibu mengalami sakit yang mengaharuskan ia berobat? Memang ada sebagian ibu menyusui yang menganggap ringan dampak meminum obat tersebut. Lebih baik jika dosis obat tidak berdasarkan kesimpulan sendiri. Berkonsultasilah ke dokter, serta lebih aman bagi ibu mencari alternatif pengobatan dengan cara tradisional. Gunakanlah ramuan tumbuh-tumbuhan dan tanaman herbal ketika mengalami sakit pada saat menyusui. Agar resiko Air Susu Ibu yang mengandung bahan kimia obat bisa dihindari.

Berikut secara umum jenis obat-obatan yang disarankan untuk dihindari oleh ibu menyusui kecuali dibawah pengawasan yang ketat oleh dokter.
 
 
* Obat-obatan yang digunakan untuk penyakit Gula (diabetes).
* Obat Penenang misalnya Palium atau Palinil.
* Iyodine yang ada pada sebagian obat Batuk.
* Antibiotik seperti Ampicillin karena akan menambah jamur pada usus bayi serta mempebesar resiko diare.
* Obat Perangsang dan Penenang seperti kafein, Aspirin dan Nikotin.
* Cloromistin sebagai penyebab keropos pada sumsum tulang bayi.
* Obat-obatan untuk alergi, influenza, pilek yang dapat menyebabkan daya tahan bayi lemah.
* Obat-obatan pencegah kencing yang menjadikan bayi terkena dehidrasi atau kehilangan kandungan garam yang penting pada usus bayi.
 
 
 
 
sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10529900 

Kaum Perempuan, Sudahkah Periksa 5 Tes Kesehatan Ini?

Ada banyak penyakit yang tiba-tiba saja merusak tubuh tanpa pernah menyebabkan gejala. Itulah sebabnya pemeriksaan medis sangat pentingnya, setidaknya sekali setahun. Apalagi jika gaya hidup kita tidak sehat.

Nah, berikut ini adalah tes kesehatan yang penting dilakukan oleh wanita menurut MedicMagic.

Mamografi

Jika Anda adalah orang yang memiliki risiko tinggi terkena kanker payudara (memiliki riwayat keluarga), disarankan untuk melakukan mammografi dari usia 40 tahun. Selain mammografi, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulannya untuk mendeteksi dini adanya kelainan pada payudara.


Tes tiroid

Berat badan turun walaupun nafsu makan meningkat, cemas, berkeringat, bengkak di pangkal leher, adalah gejala penyakit hipertiroid. Wanita lebih mungkin mengidapnya daripada pria. Hipertiroidisme bisa serius jika tidak diobati. Komplikasinya termasuk masalah jantung. Penyakit ini bisa dideteksi dengan tes darah.


Pap smear

Pap smear dimulai dari usia 21 tahun, kecuali Anda sudah berhubungan seks sebelumnya. Setiap wanita disarankan untuk melakukan tes pap smear untuk mendeteksi tanda-tanda kanker serviks.


Tes mata

Jika Anda menggunakan kacamata atau lensa kontak, kunjungi dokter mata setiap tahunnya untuk pemeriksaan berkala. Wanita lebih rentan terhadap gangguan mata, seperti sindrom mata kering atau penyakit autoimun yang mempengaruhi penglihatan.


Tes darah

Setelah tes darah dasar untuk menentukan kadar kolesterol pada usia 20, setidaknya ulangi tes ini pada usia 40 tahun. Periksakan kolesterol dan gula darah karena risiko penyakit jantung dan diabetes meningkat dengan bertambahnya usia.

Sudahkah Anda memeriksakan kesehatan Anda?


sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10473699

Minggu, 25 September 2011

5 Manfaat Donor Darah

Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.


Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada lima manfaatkesehatan lain yang bisa kita rasakan:


1. Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.


2. Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.


3. Membantu penurunan berat tubuh
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.


4. Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.


5. Mendeteksi penyakit serius
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.


Setelah menginjak usia 18 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri. Dan usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 60 tahun. Jadi jangan tunggu lama lagi, ayo… saatnya donor darah!
 
 
 
sumber : http://mas-laroyba.blogspot.com/2011/05/5-manfaat-donor-darah.html